Minggu, 09 Juni 2013

NUDC 2013, When workhard and patience are paid off

Hanya ada dua pilihan untuk si gagal, berhenti atau maju lalu perbaiki. Kutipan inilah yang dikatakan oleh salah seorang teman ketika tahun lalu langkah kami terhenti sampai di babak octofinal. Itu berarti kami tidak bisa maju ke level nasional karena yang berhak maju ke nasional hanyalah 8 besar team yang sampai ke semifinal. Sedih dan kecewa sekali rasanya karena kami merasa sudah melakukan yang terbaik namun hasilnya sangat jauh dari yang diharapkan. Jadilah tahun itu kami gagal berangkat ke level nasional yang waktu itu dilaksanakan di Bali.

Kutipan diataslah yang membuat saya dan teammate bangkit dan yakin bahwa kami masih punya kesempatan kedua. Waktu setahun ini benar-benar kami manfaatkan untuk berlatih, belajar dan menambah jam terbang. Karena tidak bisa dipungkiri dengan banyaknya perlombaan tingkat regional, sumatera, nasional, dan internasional lainnya yang kami ikuti, semakin banyak pula bekal kami untuk bertanding di perlombaan resmi yang diadakan oleh DIKTI ini. Untuk mengikuti NUEDC, club debate kami English Debating Community (EDeC) juga mengadakan seleksi terlebih dahulu, dan bersyukur saya dan teammate bisa kembali terpilih. Dengan semangat dan optimisme yang tinggi, kami Afnesha Noveriana Chang, Widya Febrina sebagai debater dan Desty Febria sebagai adjudicator berangkat ke Pekanbaru dengan di dampingi dosen kami Ibuk Delvi Wahyuni, S.S, M.A.

Pada perlombaan kali ini, Kopertis Regional X yang terdiri dari Sumbar, Riau, Jambi adn Kepri memperlombakan 32 team dari PTN dan PTS. Dosen pembimbing kami mengatakana bahwa target awal cukup sampai ke semiinal saja, artinya kami sudah bisa lolos ke nasional. Babak penyisihan terdiri dari 3 babak, 16 besar team akan maju ke octofinal, 8 besar ke semiinal, dan 4 tem ke grand final. Selama babak penyisihan, team UNP selalu berada pada posisi 3 besar. Persaingan semakin kuat ketika sampai di babak octofinal karena disini kekuatan masing-masing team sama-sama kuat. 

Bahagia sekali rasanya ketika mengetahui kami lolos ke semifinal, artinya target awal sudah tercapai. Target kami pun naik, kami harus sampai ke grand final, dan syukur Alhamdulillah Allah seperti memudahkan jalan kami. Dewan juri mengumumkan bahwa kami maju ke babak final dan rasanya seperti tak percaya. Grandfinal berjalan sangat menegangkan karena masing-masing team memiliki kekuatan yang hampir sama. Semua usaha dan doa terjawab ketika pada akhirnya juri mengumumkan bahwa team UNP keluar senagai pemenang, disusul dengan Universitas Internasional Batam (UIB) di posisi ke 2, Universitas Islam Riau (UIR) di posisi ke 3, dan Poloteknik Negeri Batam (Poltek Batam) di posisi 4. Team dari Poltek Batam adalah pemenang tahun lalu, senang sekali rasanya bisa mengalahkan mereka. 

Kami ingin mengucapkan banyak terimakasih untuk Bapak Rektor dan Bapak PR III yang selalu mendukung kegiatan kami, dosen pembimbing dan senior kami Salam Mairi, Wilda Hidayati, Nurul Huda, dan Dia Anggraini sebagi pelatih kami dan kedua orangtua kami yang selalu mendukung dan mendokan kami. Terimakasih juga untuk teman-teman English Debating Community (EDeC) yang sangat membantu kami latihan dan mempersiapkan diri sebelum lomba. Tahun ini Salam Mairi dan  Wilda Hidayati (Mahasiswa UNP) juga di mendapat kehormatan di undang sebagi juri oleh kopertis X untuk menjadi adjudicator atau juri. Namun selama perlombaan kami tidak pernah di juri oleh mereka untuk menjaga ke objektifitasan lomba. Tahun ini terbayar sudah semua usaha dan kami harus mempersiapkan diri untuk tetap bisa mngharumkan nama UNP di tingkat nasional. Doakan :)

Satu pelajaran berharga, ketika kamu jatuh maka bangkitlah. Jatuh lagi? bangkit lagi dan belajarlah untuk berlari. Man jadda wa jadda. InsyaAllah semua niat baik jika dilakukan dengan sungguh-sungguh akan berbuah manis. Yaaaaa, akhirnya tahun ini kami bisa pulang membawa piala dan medali di tangan.

*ini narasi buat koran lokal harusnya jadinya bahasanya rada kaku, hhaa.. eniwey photo menyusul yaa :))
Share:

Senin, 29 April 2013

Selamat pagi ^^

Selamat pagi jiwa-jiwa muda ~

Bagaiamana caramu menyambut pagi? Adakah secangkir kopi dan sepotong roti gandum yang menemanimu merangkai tiap kepingan mimpi-mimpi baru? atau hanya sekedar untuk menjaga agar mimpimu tetap hidup?

Jadikan pagimu indah, jadikan pagimu bermakna.. pagi terlalu indah untuk dilewatkan tanpa mimpi dan semangat baru.. Jadikan setiap pagimu sebagai awal untuk mencoba hal-hal baru yang kau percayai akan bermanfaat untuk dijadikan pengisi naskah cerita -When I was young-mu nanti :) 

Selamat menikmati Selasa Pagi..
Salam semangat dari sudut kampus selatan :)

Share:

Minggu, 28 April 2013

Life is Beautiful

Selamat malam jelang pagi :')

Postingan ini saya tulis tepat ketika jam di laptop menunjukkan pukul 0:44 WIB, disaat jiwa-jiwa yang lelah telah melebur bersama mimpi-mimpi indah mereka. Ceritanya kemaren orangtua saya berkunjung ke Padang dalam rangka mengantar adek saya yang harus ikut bimbel persiapan masuk PTN mulai senin depan.

Bagi saya, orangtua adalah segalanya, mereka adalah semangat hidup. Ketika saya lelah dan mulai jenuh dengan segala tetek bengek dunia kampus, maka sesegera mungkin saya akan pulang untuk sekedar bertemu orang tua lalu curhat, atau paling tidak saya akan menelfon Mama dan Papa berjam-jam. Berawal dari saya yang sangat suntuk (nyesek) pengen nangis, perlahan akan mulai tenang, tenang, tenang dan di akhir percakapan telfon pasti saya sudah terbahak-bahak bercerita dengan Mama. Nah, kalau Papa dalam menasehati (menjinakkan) saya biasanya lebih kalem, hehee



Jadi ceritanya tadi seharian saya ngabisin waktu sama Mama dan Papa, berasa jadi anak tunggal dalam sejenak karena perginya cuma bertiga, hhi.. Nah, sore orangtua udah harus balik karena si bungsu besok harus masuk sekolah dan Papa juga harus ke kantor. Ini ni yang bikin mellow sampe detik ini, paling sedih banget kalo orangtua dan adek udah harus pulang. Padahal jarak kerumah cuma empat jam dan ingat, you are in your sixth semester, Nesha! Parah deh, gimana mau merantau jauh-jauh?

Sebenarnya gak cuma saya yang suka mellow, orangtua juga wanti-wanti dari sekarang karena saya ngotot mau lanjut sekolah diluar. Basically, orangtua saya sangat demokratis, seumur hidup mereka tidak pernah ambil keputusan sendiri dan gak pernah larang-larang saya tanpa alasan yang jelas. Meskipun at the end saya harus mundur, sungguh itu bukan karna paksaan dari orangtua, hanya karna sayanya saja yang sudah tidak mampu.

Bersyukur saya terlahir dari orangtua seperti mereka. Begitu pun dengan planning lanjut sekolah ini, sebagai mahasiswa bahasa asing saya ingin sekali bisa melanjutkan sekolah di negara dimana bahasa yang saya pelajari digunakan sebagai bahasa pengantar utama, ya native country seperti USA, UK atau Aussy. Saya juga tidak yakin ini akan mudah, namun saya sangat ingin sekali mencoba. Naaaaah, dalam hal ini sepertinya agak berbeda. Awalnya orangtua sangat mendukung, namun setelah di ingat-ingat bahwa study S2 akan menghabiskan paling tidak 2 tahun, maka orangtua saya pun berubah fikiran. Hahahaha.. Kalau kata Mama, yang bakal paling kangen itu nanti Papa. Dan tahukah bagaimana cara Mama menjinakkan saya dengan ambisi yang sudah lebih dari 5 tahun saya -tanam, siram dan pupuk- ini?

"Ingat Papa nak, Cha tau kan Papa gak akan pernah larang-larang kemauan Cha. Tapi Mama tau Papa gak kan kuat pisah kalo selama itu, nanti mulutnya akan berkata "Iya", namun hatinya tak akan kuat. Sekolah sajalah di Malaysia atau Singapura, ada banyak beasiswa juga disana. Negara-negara itu juga multikultural dan menggunakan Bahasa Inggris dalam belajar, gelarnya nanti jukan akan M.Ed atau M.A. win-win solution kan nak?"

Kaget? Iyaaaa.. Syok? Apalagi... Saya mulai berfikir dan menyadari bahwa saya harus logis. Memang, hubungan saya dan Papa sangat sangat sangat dekat, kami seperti teman kalu sudah ngobrol. Begitu pun sebenarnya dengan Mama, namun Mama lebih tabah kalau soal LDR, hhe..

Semakin kesini saya semakin sadar bahwa sebaik-baik tempat dimuka bumi ini adalah bersama kedua orangtua. Soal impian dan cita-cita juga harus dengan restu orangtua. Mereka adalah hidup saya, dan mereka adalah pelengkap kebahagiaan saya. Semoga kedua orangtua kita selalu berada dalam sebaik-baik perlindungan-Nya. Amin :)

Share:

Rabu, 24 April 2013

Happy Birthday Pa :)



Happy birthday to the world's best Papa. I'm so thankful for having someone like you..
You are more than just father to me, you are my teacher, you are my best friend, you're my greatest motivator, you're my inspiration..

I'll do my best for you and mom.. I know that it will never be enough to pay your kindness and love, but trust me that I'll be a daughter who'll always keep your dignity, and I'll be someone who'll always make you smile and proud to have us, me and those two lil brothers :')

Now, you're fifty. May Allah always be with your way.. May happiness will always be with you. Keep healthy, keep shining and keep young, Paaaaa :D

You made my life with all the assistance I needed to overcome every obstacle that was on my way. Thank you for everything. Thank you for being in my life. Happy Birthday Pa! :)

Love, 
Your daughter <3
You made my life a unique and pleasant experience providing me with all the assistance I needed to overcome every obstacle that was on my way. Thank you for everything. Thank you for being in my life. Happy Birthday Dad! - See more at: http://www.birthdaywishes.net/dad-birthday-wishes.html#sthash.hdUiJqwB.dpuf
Happy Birthday to the word’s best Dad! I’m so thankful for having someone like you as a Dad. You are more than just a father to me; you are my icon, my teacher, my inspiration. Thank you for giving me profusely every part of yourself. Happy Birthday Dad! - See more at: http://www.birthdaywishes.net/dad-birthday-wishes.html#sthash.hdUiJqwB.dpuf
Happy Birthday to the word’s best Dad! I’m so thankful for having someone like you as a Dad. You are more than just a father to me; you are my icon, my teacher, my inspiration. Thank you for giving me profusely every part of yourself. Happy Birthday Dad! - See more at: http://www.birthdaywishes.net/dad-birthday-wishes.html#sthash.hdUiJqwB.dpuf
Share:

Selasa, 12 Februari 2013

Aku dan Jingga Kecilku



“Nanti kalo aku gede  aku mau kayak Unyi, jadi docen” celetuk malaikat kecil itu  mengagetkanku yang tengah asik memriksa hasil latihan menulisnya dan teman-temannya.
“Waaah benarkah sayang? Kenapa gak jadi presiden aja, kan duitnya banyak” godaku sambil meliriknya.
“Gak ah. Pleciden cibuk.. Ntar aku gak bica sering ketemu Unyi” jawabnya lugu sambil melipat-lipat kertas origami merah mudanya yang sudah tak berbentuk.

                Celotehan polos Jingga selalu saja mampu membuatku tersentak, tau apa anak sebesar ini soal cita-cita. Terlebih lagi soal sibuk, ia dengar dari mana pula istilah itu di tempat yang jauh dari kehidupan luar ini. Ya, Jingga adalah penghuni  tetap Panti Asuhan Mata Cinta. Menurut cerita Ibu Lasmi, ketua pengurus panti, Jingga ia temukan masi berbalut tali plasenta tak jauh dari pertigaan Jalan Soebroto. Nama Jingga adalah pemberian dariku empat tahun yang lalu ketika aku bersama teman-teman datang berkunjung untuk kegiatan bakti sosial kampus. Dari awal, gadis kecil ini sudah menarik perhatianku. Semenjak kedatanganku pertama kali ke panti, alam seperti menuntunkun untuk selalu merindukan Jingga dimana pun aku berada. Sejak itu aku selalu rutin mengunjungi Jingga sambil melaksanakan tanggungjawab batinku mengajarkan kakak-kakaknya disana menulis dan berhitung. Kadang aku datang sendiri, kadang ditemani Jihan dan Nadin. Diantara teman satu kelas yang kala itu berjumlah tiga puluh dua orang, hanya kami bertiga yang bertahan. 

Pernah ketika itu aku sibuk skripsi, selama dua minggu aku tak punya waktu untuk berkunjung ke panti, dan alhasil aku jatuh sakit. Badanku panas tinggi. Mama tau aku pasti rindu Jingga dan Mama yang sangat tanggap saat itu juga langsung datang ke panti dan memohon pada Bu Lasmi agar Jingga boleh dipinjam dan dibawa kerumah. Aku ingat Mama menggendong Jinggaku itu seperti membawa bayi boneka teddy bear dan  dengan sabar hingga ke kamarku di lantai dua yang ajaibnya setelah bertemu Jingga panasku langsung turun, drastis. Jingga lebih sakti daripada dokter Khalil, dokter pribadinya Kakek.  Sekarang, detik ini Jingga sudah berumur empat setengah tahun, tak terasa sudah dua setengah tahun yang lalu kejadian itu berlalu.

“Jingga, sini cantik.. mau sholat dzuhur bareng Unyi? Ayo siapa ntar yang mau masuk surganya Alloh bareng-bareng?  ” ujarku setengah berlutut sambil merapikan rambut tebalnya yang acak-acakan.
“Mau.. mau.. di syurga banyak kue cokyat kan Unyi?” jawabnya menggebu-gebu.
Jinggaku dengan mata bulat dan pipi penuh diwajahnya sudah tumbuh besar menjadi gadis cilik yang manis dan Ibunya diluar sana pasti akan hidup dalam belenggu penyesalan tak bertepi, seumur hidup.

Menggemaskan setiap kali mendengar Jingga memanggilku dengan panggilan Unyi, panggilan kepada kakak perempuan yang bagi orang Minang secara konvensional disepakati dengan sebutan Uni itu entah mengapa menjadi berubah dan terdengar sedikit berbeda ketika keluar dari mulut mungil Jingga. Dan jadilah panggilan ini menjadi panggilan ade-adek lainnya secara berjamaah. Unyi Ara mereka memanggilku dan Unyi Ala untuk Jingga yang sama sekali merasa tak berdosa ketika menukar-nukar bunyi suku kata yang keluar dari mulut cadelnya itu.    

#To be continued....  

Nb: Please kindly leave your comment for my first fiction post, bloggy. Thanks ;)

  

Share:

Kamis, 03 Januari 2013

Kaledioscope 2012


Hi people... Happy new year happy new year.. welcome to 2013 yaa :)
Bagi saya 2012 adalah satu tahun terbaik dari 21 tahun yang pernah saya lewati *udah tuir. Alhamdulillah, selama tahun 2012 ini saya diberi banyak kesempatan untuk belajar, mencoba hal baru, bertemu banyak orang-orang baru dan juga satu hal penting, kesempatan untuk mencoba bagaimana rasanya gagal dan bagaiman  harus bangkit dan move on :') Pengalaman yang tidak semuanya keren, tetapi saya mencoba untuk tetap bersyukur dan menghargai diri saya sendiri atas apa yang sudah saya lakukan. Here era the details:

1. Januari
It was a good beginning since I got my USA visa in this month. Visa yang diusahakan sekuat tenaga, dengan darah dan air mata *lebayy. Meskipun gak jadi berangkat, tapi paling tidak dgn dikantonginya visa terbayar sudah usaha selama delapan bulan berjuang, meski impian ke untuk menghadiri simulasi sidang PBB dan  menikmati putihnya winter di Boston, Massachusetts hanya tinggal kenangan tapi saya lega. Saya dan teman-teman sudah lakukan yang terbaik yg kami bisa. We've pushed our self to the limit :')

my USA visa :)


2. February 
Saya dan Kak Ghea mendapatkan tawaran untuk menjadi instruktur Bahasa Inggris di sebuah Five Stars Hotel di kota Padang. Hikmah dari kegagalan diatas dan sebuah pengalaman berharga yang saya dan kk ghea dapatkan. Kami mengajar staf-staf yang usianya jauh di atas kami, mulai dari teman-teman office boy, chef, marketing, front office sampai head dept. Thus, we enjoyed this challenge! :)
dress neatly before going to work :)

3. Mei
1st Best Speaker of Regional X National University English Debating Championship (NUEDC) 2012, Pekanbaru, Riau.One of my 2012 resolutions and it came true, Alhamdulillah.. Meski cuma sampai octo dan gagal maju ke nasional level, tapi tetap besrsukur. I've done my best n God did the rest :)

the list :)

among other debaters from other univ, new friends new family ^^




4. Juni
Saya bersama partner in crime, Widya, dapat tawaran buat jadi Speech and Debating Coach untuk team SMPN 1 Padang yang mau ikut lomba di Oxford, UK. Subhanallah, ini benar-benar kesempatan yg luar biasa. I met up some awesome teenagers here, they are smart, inspiring and friendly.. aaaah jadi kangen :'D dan adek-adek ini mendapatkan Juara 3 di Oxford, I know they can make it.. dapat pembelajaran lagi disini.. :)
buka puasa bersama :D

5. Juli
The best holiday evaaa.. perjalanan hingga ke ujung pulau jawa.. mulai dari Jakarta, attended Indonesian Youth Conference (IYC) Festival 2012, liburan bareng tetangga (red: geng in crime) di Jogja, and attended Future Leader Summit (FLS) 2012 di UNDIP, Semarang. Those experiences mean the world for me :D


teman-teman Education Room of Future Leader Summit (FLS) 2012.. they are gorgeous :D

Art gallery of IYC festival 2012..

5. Agustus
Saya dan teman-teman volunteer Care and Love children for Indonesian Children (CLIC) mengadakan acara buka puasa bersama adek-adek asuh di Panti Asuhan Aisyiah. Bernbagi kebahagiaan di bulan yg penuh berkah. Tawa dan senyum mereka adalah penghapus penat saya :')

buka puasa bersama di aisyiah :)
6. Oktober
I'm in a newspaper.. yeaaaayy!! senang bisa berbagi cerita, tapi itu judulnya semacam pelebayan yaa *tutup muka pake tangan* Anyway, thanks buat bg salim buat liputan kerennya :D

Koran Singgalang, Oktober.. tanggalnya lupa. hhe..


7. November
Terpilih sebagai salah satu perwakilan dari BEM Universitas mengikuti program Safari Pemuda Berprestasi Sumbar (SPB) 2012 unutk perwakilan Debater Berprestasi.. *halaaahh padahal di kampus lebih banyak debater (sesepuh) lain yg lebih berprestasi.. jadi gak enakan :'3

road to pagaruyuang

crazy new friends n family :D

And I got my 21th in this month.. getting oldeeeeeer >.< I got many unforgettable surprises from beloved sisters and brothers :* am so thankful God..

beloved BUNCH :*
the cute birthday donuts :*

having birthday dinner with kak wilda n bg salam ^^
dimasakin spaggety sm kk ghea n kk wilda, pesta duren di pantai.. hhii :D





10. Desember
It's time to have the (very) long exams bibeeeeehh.. =) starting from the 16th n it hasn't finish yet until now on.. ini ngepost pas lagi diskusi buat ujian besok.. hahhhaa..

Well, itu cerita 2012 saya.. Saya sangat bersyukur akan semua yang saya miliki selama tahun 2012 ini.. semoga note ini bermanfaat  :') We create our own story and choose which stories do we want to make.. we are young and we are free to decide.. semoga tahun 2013 bisa lebih produktif lagi dan semakin sedikit waktu yg terbuang sia-sia.. Amin :)



Share:

Sabtu, 08 September 2012

Mission Accomplished

Kemaren siang adalah hari dimana aku dan Widya menyelasaikan tugas kami sebagai pelatih untuk tim SMP N 1 Padang yang akan berangkat ke Oxford untuk mengikuti rangkaian acara Oxford Youth Elite (OYE) 2012 di United Kingdom.  Satu pengalaman lagi yang aku dapatkan, pengalaman menjadi seorang pelatih yang notabene cukup berbeda dengan guru atau pun instruktur yg sebelumnya aku lakoni. bagiku, pelatih punya beban kerja dan tanggungjawab yang lebih WOOWW!! =)

Suka duka menjadi coach? hmmm ada banyak.. mulai dari hal2 kecil sampai hal2 crucial >.<' but overall, I enjoy it. Aku dan Wid melatih Siraj, Gian, Farrel, Salsa, Farid, Nurul, Dini, Sinta. Mereka terbagi menjadi dua team.. debate dan speech.. ada juga Muti, Fari, Nayla dan Nurul lagi yang mengambil bagian cultural performance. Mereka anak-anak pintar yg punya semangat belajar luar biasa, walaupun kadang moody tapi kalo di ajak main, ngobrol atau delivery pasti semangat latihan lagi.. hhee :p 
   

delivery, alasan paling nyusss buat break latian.. terus biasanya adek2 maen game deh.. nah baru kita latian lagi :D


Farrell n Muti lagi actioonn..
Disini aku dan Widya harus menghadapi delapan orang anak (red: abege) dengan karakter yag bergam. Ada Gian yg super heboh, Siraj yg cool, Farrell, Dini dan Farid yg moody an, Salsa yg unyu, Nurul yg kalem, dan Sinta yg aktif. But overall, mereka asik dan sangat menyenangkan. Ya, senang dan bangga rasanya bisa menjadi bagian dari perjalanan prestasi mereka.. =D dua setengah bulan bukanlah waktu yg sebentar.. hari demi haru berlalu bersama setiap ceritanya yang membuat suasana kekeluargaan di antara kami semakin terasa. Aku dan wid yang dulu sedikit canggung dengan mereka, sekarang sudah merasa sangat nyaman.. sedih rasanya berpisah :') terlebih lagi dua hari terakhir ini kami melakukan latihan sampai larut malam di rumah Farrell yang selalu ditutup dgn dinner bersama yg disiapkan oleh Mamanya Farrel. plus dinner ini dengan banyolan2 ala abegenya yg bikin ngakak.. Anw, they call me Uni, but sometimes it changes into Unai.. hha.. kata mereka biar kedengaran lebih Inggris.. ada ada saja.. :p oya, puasa kemaren kita juga buka bareng lho.. Uni2nya di traktir Farid, mkasi fariiiiiddd.. ^^
Buka puasa bersamaaaa.. :))

Besok pagi mereka akan memulai perjalanan membelah langit tanpa tiang, menuju bumi Eropa. Mereka berangkat membawa sejuta impian dan seutas keyakinan bahwa tak ada yang tak mungkin. OYE adalah sebuah ajang pembuktian bahwa anak Minang bisa!! 

Nurul, Salsa, Uni Widya. kita bawa adek2 latian ke pendopo fakultas juga, pasti bosan di kelas mulu :')
All in all, terimakasih kepada Ibu Susi, sekretaris jurusan yg telah merekomendasikan kami berdua untuk berkontribusi disini. Lalu Ibu Henny yg sudah mempercayai anak2nya untuk kami bimbing.. Dan bang Salam, bang Ronny, Uni Makcik "Wilda", Uni Madam "Nurul" yang sudah bantu2 kita latihan.. U guys cool :)) 

For my dearest students, we never ask u to be the best, we just ask u to do the best. Yaa, just do the best and let God do the rest :) Selipkan doa disetiap langkah kalian.. jangan pernah takut, semangat dan doa Uni ikut bersama kalian.. Selalu jaga diri dan jaga kesehatan.. Oleh-oleh yg paling Uni tunggu dari kalian adalah cerita cerita pengalaman dan pelajaran berkesan yg akan kalian dapat dari sana.. Semangat!!! Uni loves you all and proud of you as always :*
Share: